01/04/2014
ARSITEKTUR VERNAKULER
Arsitektur
vernakular adalah arsitektur yang lahir dikarenakan adanya proses
turun-temurun dan berulang-ulang, disebabkan kebiasaan manusia. Sudah di
pastikan arsitektur vernakular dapat ditemukan di tempat yang
kebudayaannya kuat.
Arsitektur
vernakular sangat dekat kaitannya dengan arsitektur trdisional.Namun
tetap saja ada perbedaan antara arsitektur vernakular dengan arsitektur
tradisional yaitu :
Arsitektur tradisional adalah arsitektur yang lahir secara turun temurun dengan sedikit atau bahkan tidak sama sekali mendapat perubahan karena benar-benar menjaga aturan adat istiadatnya.

Arsitektur vernakular adalah
arsitektur yang lahir di suatu tempat karena pengaruh besar dari luar
dengan mengalami perubahan sedikit demi sedikit mengikuti perkembangan
zaman.
Hal-hal
yang mempengaruhi arsitektur vernakular, yaitu : budaya (yaitu pola
prilaku kebiasaan masyarakat setempat dalam membangun bangunan), tempat
tinggal (kebutuhan akan tempat tinggal ini akan bergantung pada daerah
yang mereka tinggali sehingga mempengaruhi jenis bahan bangunan yang
mereka pakai, seperti masyarakat pedalaman indonesia akan menggunakan
struktur kayu dalam bangunannya karena ketersediaan bahan yang ada.
Berbeda dengan masyarakat yang tinggal di gurun pasir, mungkin mereka
akan menggunakan guha tanah sebagai tempat berlindungnya), dan lain
sebagainya.
11 ciri-ciri arsitektur arsitektur vernakular
1. Bangunan dibangun berdasarkan dari kebiasaan masyarakat setempat.
2. Menggunakan bahan alami dan teknik kontruksi sederhana cara pengerjaan lokal oleh penduduk lokal
3. Merupakan hasil kebutuhan manusia.
4. Bangunan yang dibangun berdasarkan objek dari bangunan setempat.
5. Ada karakter lokal yang khas yang responsif terhadap lingkungan.
6. Merupakan respon yang efektif terhadap fungsi, lingkungan alam, dan sosial.
7. Umumnya memiliki nilai simbolis.
8. Merupakan penafsiran langsung kedalam bentuk fisik akan kesadaran budaya barat, impian dan keinginan dari sebagian besar masyarakat.
9. Memperlihatkan dengan jelas pola-pola bentuk bangunan vernakular.
10. penyesuaian terhadap suatu model penambahan atau pengurangan lahan.
11. Tanpa ada perencanaan khusus.
Contoh bangunan vernakular
Bangunan ini vernacular karena dibangun dengan memanfaatkan sumber daya fisik, sosial, budaya, religi, teknologi dan material setempat,
