Tuesday, 19 April 2016



01/04/2014
ARSITEKTUR VERNAKULER 

Arsitektur vernakular adalah arsitektur yang lahir dikarenakan adanya proses turun-temurun dan berulang-ulang, disebabkan kebiasaan manusia. Sudah di pastikan arsitektur vernakular dapat ditemukan di tempat yang kebudayaannya kuat.
Arsitektur vernakular sangat dekat kaitannya dengan arsitektur trdisional.Namun tetap saja ada perbedaan antara arsitektur vernakular dengan arsitektur tradisional yaitu :



 











Arsitektur tradisional adalah arsitektur yang lahir secara turun temurun dengan sedikit atau bahkan tidak sama sekali mendapat perubahan karena benar-benar menjaga aturan adat istiadatnya.














Arsitektur vernakular adalah arsitektur yang lahir di suatu tempat karena pengaruh besar dari luar dengan mengalami perubahan sedikit demi sedikit mengikuti perkembangan zaman.

Hal-hal yang mempengaruhi arsitektur vernakular, yaitu : budaya (yaitu pola prilaku kebiasaan masyarakat setempat  dalam membangun bangunan), tempat tinggal (kebutuhan akan tempat tinggal ini akan bergantung pada daerah yang mereka tinggali sehingga mempengaruhi jenis bahan bangunan yang mereka pakai, seperti masyarakat pedalaman indonesia akan menggunakan struktur kayu dalam bangunannya karena ketersediaan bahan yang ada. Berbeda dengan masyarakat yang tinggal di gurun pasir, mungkin mereka akan menggunakan guha tanah sebagai tempat berlindungnya), dan lain sebagainya.

11 ciri-ciri arsitektur arsitektur vernakular
1. Bangunan dibangun berdasarkan dari kebiasaan masyarakat setempat.
2. Menggunakan bahan alami dan teknik kontruksi sederhana cara pengerjaan lokal oleh penduduk lokal
3. Merupakan hasil kebutuhan manusia.
4. Bangunan yang dibangun berdasarkan objek dari bangunan setempat.
5. Ada karakter lokal yang khas yang responsif terhadap lingkungan.
6. Merupakan respon yang efektif terhadap fungsi, lingkungan alam, dan sosial.
7. Umumnya memiliki nilai simbolis.
8. Merupakan penafsiran langsung kedalam bentuk fisik akan kesadaran budaya barat, impian dan keinginan dari sebagian besar masyarakat.
9. Memperlihatkan dengan jelas pola-pola bentuk bangunan vernakular.
10. penyesuaian terhadap suatu model penambahan atau pengurangan lahan.
11. Tanpa ada perencanaan khusus.


Contoh bangunan vernakular

 











(sumber: yusufmansur.com)

Kampung Quran di Merapi, Pedalaman Timor NTT, Bromo dan Lampung.

Bangunan ini vernacular karena dibangun dengan memanfaatkan sumber daya fisik, sosial, budaya, religi, teknologi dan material setempat,


2 comments: